Bela Diri
Menghafal Al-Quran membutuhkan fisik yang prima dan mental yang tangguh. Ekstrakurikuler Bela Diri di Ibnu Sina bertujuan untuk membentuk kedisiplinan, keberanian, dan kesehatan jasmani santri. Selain teknik bela diri untuk perlindungan diri, santri diajarkan tentang kontrol diri dan kerendahan hati.
Sesuai sunnah, seorang mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Dengan fisik yang sehat, santri diharapkan lebih bugar dalam menjalankan rutinitas hafalan dan studi keislaman sehari-hari.
